Rabu, 21 Juli 2010

Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang

Wave treader memiliki 2 lengan silinder sistem hidrolik sebagai pusat dan tiang menjulang dengan baling-baling diujungnya. Pergerakan ombak akan membuat lengan-lengannya bergerak naik dan turun. Bagian yang disebut aft sponson akan menerima pergerakan itu dan meneruskannya ke silinder sistem hidrolik. Dalam silinder,gerakan tersebut memberikan tekanan di fluida hidrolik. Tekanan itu diperhalus dan disampaikan ke hidrolik akumulator. Dari situ barulah energi gelombang tersebut menggerakkan motor yang akan menggerakkan generator penghasil listrik. Listrik yang dihasilkan itu kemudian disalurkan melalui kabel dengan terlebih dahulu dibagi oleh turbin baling-baling. Listrik yang diproduksi cukup besar. Satu unit wave treader mampu menghasilkan minimal 500 kilowatt. Energi listrik sebesar itu mampu mencukupi kebutuhan 125 rumah. Alat tersebut didesain mampu mengatasi terjangan ombak selama 25 tahun saja dan 5 tahun tambahan jika benar-benar dirawat.

(sumber : berita-iptek.blogspot.com)

kontributor : Niki Sabrina

1 komentar:

  1. suwiji pudyantoro wibowo23 November 2011 pukul 03.35

    Pada dasarnya kita harus selalu bersukur karena Tuhan yang Maha Esa memberikan ekosistem Indonesia yang begitu melimpah dengan berbagai potensibaik yang ada didalam perut bumi maupun yang ada dipermukaan serta potensi alam laut yang luas serta belum dimanfaatkan untuk kemslahatan hajat hidup manusia yang tinggal diatasnya dan dunia lainnya semoga Energie Gelombang dan Pasang surut dan termanfaatkan sehingga tidak perlu lagi dengan energi fosil biofuel jadi tinggal menggemburkan tanah dan menyuburkan sehingga mungkin penyediaan pangan dinegeri ini melebihi dan dapat menghidupi bangsa bangsa lain artinya kita sangat perlu mensejahterakan Dalam negeri dulu

    BalasHapus